Shuugi Bukuro
—- English Guide click here / 英語のガイドはこちらへ —-

Minggu lalu aku mendapat kesempatan untuk menghadiri pesta pernikahan temanku di Hiroshima. Di Jepang ada banyak tradisi pernikahan. Salah satunya adalah Shuugi Bukuro. Ada tradisi di Jepang untuk memberikan uang didalam amplop untuk event spesial seperti pernikahan, tahun baru, atau pemakaman. Amplop standar biasa dinamakan Noshi Bukuro (熨斗袋). Ada juga amplop spesial yang dikhususkan untuk suatu event, contohnya Otoshidama Bukuro (お年玉袋) yang digunakan untuk memberikan uang kepada anak kecil pada saat tahun baru. Kita dapat menemukan amplop – amplop ini di toko stationary. Harganya berkisar dari 100 – 500 yen. Pastikan anda memilih design yang bagus !

Tradisi memberikan uang hadiah di dalam amplop sudah ada sejak jaman samurai. Uang selalu dianggap sesuatu yang kotor, sesuatu yang mengkorupsi masyarakat. Hanya dengan melihat uang saja, kita dapat memiliki pikiran yang korup. Oleh karena itu, uang biasanya ditaruh dalam amplop sebelum diberikan ke orang lain.

Shuugi Bukuro (祝儀袋) adalah amplop tradisional (kertas pembungkus) untuk merayakan pernikahan atau kesembuhan dari penyakit. Pertama, uang ditaruh di dalam amplop. Kemudian amplop itu akan dibungkus dengan menggunakan kertas berdekorasi yang selanjutnya akan dilipat tergantung untuk apa uang itu akan digunakan. Terakhir, tali akan diikat mengelilingi kertas itu.

Satu hal yang harus diketahui adalah adanya tata cara, etika dalam menggunakan Shuugi Bukuro secara benar. Posting ini adalah guide untuk menggunakan Shuugi Bukuro secara benar.

Shuugi Bukuro

Ini yang biasa didapat apabila membeli Shuugi Bukuro.

Shuugi Bukuro
Kertas tipis panjang digunakan untuk menulis pesan singkat dan nama lengkap. Anda hanya membutuhkan satu kertas saja. Anda bisa menggunakan ucapan yang telah di-print sebelumnya seperti 御結婚御祝, 寿, 御結婚おめでとうございます, atau dapat menulis sendiri pesan anda di kertas kosong yang telah disiapkan.
Walau biasanya orang menulis menggunakan kuas, kita boleh menggunakan pena biasa.
Shuugi Bukuro
Ini adalah kertas pembungkus luar untuk membungkus amplop. Talinya disebut mizuhiki (水引). Cara mengikat talinya serta warnanya memiliki arti khusus, seperti untuk merayakan kelahiran bayi, pertumbuhan anak, panjang umur, ulang tahun, tahun baru, dll. Untuk pernikahan, warna talinya biasanya putih, merah, perak, atau emas. Hitam dan putih digunakan untuk pemakaman.
Tali ikatannya harus mengarah ke atas. Apabila ikatannya terbalik, maka artinya akan menjadi pemakaman.
Shuugi Bukuro
Ini adalah amplop uangnya. Anda harus menulis nama, alamat, dan jumlah uang di amplopnya.
Shuugi Bukuro
Apakah anda melihat kanji 住所 (juusho) dan 氏名 (shimei) ? 住所 adalah alamat dan 氏名 adalah nama lengkap anda. Anda harus menulisnya secara vertikal.
Shuugi Bukuro
Jumlah uang (金 = kane) biasa terletak di bagian bawah. Jumlahnya tergantung dari relasi anda dengan pengantin pria atau wanita, status sosial anda, dan style pernikahan anda. Keluarga biasa memberikan 50,000 ~ 100,000 yen. Saudara, 30,000 ~ 50,000 yen. Sahabat atau teman kerja, 10,000 ~ 30,000 yen. Pasangan atau orang yang sudah menikah biasa memberikan 50,000 yen sebagai pasangan, atau 30,000 yen per orang.
Jumlah lembar uang harus ganjil. Bilangan ganjil melambangkan pengantin baru tidak gampang cerai. Jika anda memutuskan memberi 20,000 yen, anda harus memberikan uang 1 x 10,000 yen dan 2 x 5,000 yen. 40,000 dan 90,000 yen juga tidak boleh diberikan. Nomor 4 di Jepang dibaca ‘shi’ yang juga berarti kematian. Sedangkan angka 9 ‘ku’ berarti kesusahan.
Uang lembarnya juga harus baru tanpa kotoran dan tidak lecek. Ini melambangkan pengantin baru dapat memulai hidup barunya dengan bersih. Anda dapat meminta bank untuk menukarkan uang anda dengan yang baru.
Shuugi Bukuro
Ada tata cara penulisan Kanji untuk menulis jumlah uang dengan menggunakan Kanji spesial untuk dokumen resmi. Kita juga perlu menulis 也 (nari) di akhir untuk mengakhiri jumlah uang. Contohnya kita akan memberikan 30,000 yen. Kita tidak seharusnya menggunakan 三万円, tapi menggunakan 参萬圓也. Akan tetapi, pada jaman ini sudah diperbolehkan menulis 三万円.
Shuugi Bukuro
Ketika menaruh uang di amplop, kita harus menaruhnya seperti foto di atas. Pasangan pengantin harus dapat melihat muka Yukichi Fukuzawa ketika membuka amplopnya.
Shuugi Bukuro
Ambil kertas pembungkus dan tarik mizuhiki.
Shuugi Bukuro
Buka kertasnya.
Shuugi Bukuro
Taruh amplopnya di dalam, di tengah pembungkus.
Shuugi Bukuro
Berikutnya tata cara melipat. Lipat bagian atas terlebih dahulu. Jika melipat bagian bawah dulu, artinya akan menjadi pemakaman.
Shuugi Bukuro
Taruh kembali mizuhiki, dan jangan lupa menulis nama lengkap di kertasnya.
Sekarang anda bisa memberikan Shuugi Bukuro anda di wedding reception dengan penuh percaya diri.
Perlu diingat, ada langkah opsional setelah ini, yaitu Shuugi Bukuro-nya perlu dibungkus dengan kain sutra bernama 袱紗 (fukusa). Tapi ini tidak wajib.
Selesai ! Saya harap langkah – langkahnya cukup jelas dan tidak membingungkan. ^^

テディ